Halaman

Tampilkan postingan dengan label Service Computer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Service Computer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Juli 2014

Bagian bagian kerusakan pada hardisk

 
Kerusakan Pada Harddisk Jika membongkar isi harddisk, kita akan menemui beberapa piringan tebal dan kokoh yang berwarna perak. Berbeda dengan disket, harddisk mempunyai banyak piringan sehingga kapasitasnya lebih besar. Akses kerja harddisk juga lebih cepat jika dibandingkan dengan disket.

Bagian - Bagian Hardisk

-Platter
Bagian ini berbentuk piringan yang dilapisi dengan bahan magnetik sehingga mampu menyimpan data. Piringan tersebut disusun menjadi satu dan seakan-akan bertumpuk dan diletakkandi dalam suatu tempat tertutup, hampa dan bebas debu.
Secara logika, setiap permukaan platter akan menjadi beberapa lingkaran yang disebut track. Gabungan beberapa track yang berada pada posisi yang sama disebut cylinder. Setiap track dibagi lagi menjadi sector. Beberapa sector yang dihubungkan disebut dengan cluster.
Daerah pada disk bisa dibagi menjadi dua, yaitu daerah sistem (system area) dan daerah data (data area). Pada saat harddisk diformat, DOS hanya melakukannya pada sebagian daerah disk (track) yang posisinya paling luar. Daerah inilah yang disebut daerah sistem. Sisa daerah yang tidak digunakan oleh sistem adalah daerah data.

-Read Write Head
Alat ini bertugas membaca atau menulis data dari atau ke piringan harddisk. Head ini terdiri dari head atas dan head bawah.

-Access Arm
Access arm adalah sebuah tungkai yang berfungsi untuk memegang head. Tungkai ini menggerakkan head ke seluruh permukaan piringan harddisk.

-Silinder
Silinder adalah as yang berfungsi untuk memegang platter agar dapat bergerak pada porosnya. Silinder ini berbeda dengan istilah cylinder pada platter yang merupakan gabungan dari beberapa track.

-Magnet
Di dalam harddisk, magnet terdiri dari magnet alam (magnet permanen) dan magnet buatan (terjadi karena adanya arus listrik). Magnet berfungsi untuk mengatur kecepatan gerak head pada waktu membaca data.

-Head Controller
Head controller adalah sirkuit elektronik yang berguna sebagai pengontrol dan pengendali head agar menulis dan membaca data (informasi).

-Board (PCB harddisk)
Board adalah suatu modul yang berfungsi untuk mengatur atau mengontrol kinerja harddisk.

-Drive Motor
Drive motor berguna untuk menggerakkan piringan harddisk pada porosnya. Motor inilah yang menentukan kecepatan perputaran piringan harddisk.

***Penyebab Kerusakan pada Harddisk

-Suhu Harddisk terlalu Panas
Faktor suhu sangat berpengaruh pada kelangsungan fungsi harddisk. Jika panasnya terlalu tinggi, pembacaan data pada harddisk akan kacau. Dalam jangka waktu yang lama, usia harddisk akan menjadi pendek. Oleh karena itu, sirkulasi udara di dalam CPU harus selalu dijaga. Jangan menutup lubang udara yang terletak pada casing CPU.

-Guncangan
Guncangan keras pada CPU akan menyebabkan kerusakan harddisk secara fisik. Pada saat bekerja, head harddisk mengambang di atas permukaan piringan. Guncangan atau benturan akan menyebabkan head harddisk menyentuh bagian-bagian magnetik disk. Padahal, disk tersebut berputar sangat cepat. Akibatnya, jalur pada daerah rawan, sperti FAT atau direktori akan rusak.

-Kerusakan Komponen
Kekuatan komponen-komponen pada harddisk sangat tergantung pada kualitas pabrikan dan cara penggunaannya.
Pemakaian yang terus menerus akan menyebabkan panas yang berlebihan sehingga komponen-komponen harddisk akan cepat rusak.
Penggunaan yang serampangan juga akan memperpendek umur komponen ini. Misalnya, pada saat memakai harddisk kita tidak melakukan prosedur parkir sebelum mematikan komputer, sehingga posisi head dapat berada di sembarang posisi. Jika head berhenti dan menyentuh permukaan disk tempat data atau sistem disimpan, bisa dipastikan lapisan magnet penyimpan data tersebut akan rusak.

***Gejala Kerusakan pada Harddisk

-Kesulitan Membaca Data
Kerusakan ini ditandai dengan pembacaan data oleh head pada daerah tertentu yang berulang-ulang (retry). Pembacaan data ini tidak akan berhenti sebelum berhasil. Proses bergeraknya head pada saat kesulitan membaca sama seperti ketika membaca bad sector, tetapi pada kasus ini, head akhirnya berhasil membaca data. Kesulitan membaca data ini bisa menjadi tanda-tanda akan terjadinya bad sector.

-Bisa Diformat tetapi Tidak Dapat Dibaca
Harddisk bisa diformat dan melaporkan keberadaan bad sector. Namun ketika mambaca data, head akan kesulitan melakukannya.

-Tidak Ada Respon
Beberapa perintah membaca atau menulis yang diberikan, tidak direspon oleh harddisk. Kondisi seperti ini disebut hang.

-Terjadi Bad Sector
Bad sector pada harddisk adalah sector yang sudah tidak dapat digunakan untuk menyimpan data. Hal ini tentu sangat merugikan bagi kita. Ada dua macam bad sector, yaitu bad sector yang bersifat sementara dan bad sector yang bersifat permanen.
Bad sector sementara sebenarnya hanya bersifat software dan secara spesifik platter tidak rusak.
Sedangkan pada bad sector permanen memang ada sector yang rusak secara spesifik.

-Tidak Ada suara Mendenging
Motor penggerak tidak bekerja dengan baik, kadang-kadang tidak dapat start atau berhenti setelah beberapa saat.

-Platter Rusak
Kerusakan pada platter harddisk bisa disebabkan oleh goresan head.

-Komponen Elektronik Ada Yang Rusak
Head Rusak
Kerusakan pada head dapat menyebabkan harddisk tidak dapat di akses sama sekali, biasanya head tidak dapat bergerak karena tertahan piringan.

Seandainya hasil statistik dari perintah format menyebutkan ada bad sector, kita tidak perlu bingung karena hal tersebut sudah biasa terjadi. Bad sector yang disebabkan oleh software dapat dihilangkan dengan format ulang dari tahap paling rendah, yaitu low level formatting.
Oleh karena itu, jika harddisk memiliki bad sector yang ditunjukkan oleh error map, catat jumlah bad sector tersebut. Jika jumlah ini bertambah, berarti ada kesalahan lain yang disebabkan oleh software yang digunakan. Untuk mengatasinya, lakukan format ulang.

***Hal yang perlu dilakukan untuk menghindari kerusakan pada harddisk:

-Jangan menggerakkan harddisk ketika komputer sedang hidup.

-Jangan mematikan komputer ketika harddisk sedang membaca.

-Jika harddisk akan dibawa, gunakan bantalan harddisk.

-Jangan memegang platter tanpa alat bantu, menggaruk-garukkan head pada saat harddisk mati (tidak ada arus), dan mendekatkan harddisk pada magnet.

Selasa, 01 April 2014

Arti bunyi beep pada komputer (PC)

 

 
Arti bunyi beep pada komputer (PC)


Arti Bunyi Beep Pada Komputer. Sadar atau tidak saat kita menyalakan komputer pasti terdengar bunyi atau suara beep. Sebenarnya banyak sekali bunyi beep yang bisa dihasilkan komputer. Akan tetapi arti bunyi beep bisa berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa bunyi beep beserta artinya.

Selain bunyi “beeb” beberapa komputer dengan bios tertentu ada yang bersuara “tit tit tit”. Nah dengan mengetahui arti bunyi beep pada komputer, maka kita dengan cepat akan tahu kerusakan komputer kita ada di bagian mana. Nah dengan demikian kita akan lebih mudah dalam memperbaikinya.

Arti Bunyi Beep Pada Ami Bios

  • Beep 1x   Memory refresh failure Bad memory
  • Beep 2x   Memory parity error Bad memory
  • Beep 3x   Base 64K mem failure Bad memory
  • Beep 4x   Timer not operational Bad motherboard
  • Beep 5x   Processor error Bad processor
  • Beep 6x    8042 Gate A20 failure Bad CPU or Motherboard
  • Beep 7x   Processor exception Bad processor
  • Beep 8x   Video memory error Bad video card or memory
  • Beep 9x    ROM checksum error Bad BIOS
  • Beep 10x CMOS checksum error Bad motherboard
  • Beep 11x  Cache memory bad Bad CPU or motherboard

Arti Bunyi Beep Pada Award-BIOS

  • Beep 1x panjang terus menerus : RAM tidak terpasang dengan benar atau rusak
  • Beep 1x panjang, 1x pendek : Terdapat masalah pada Motherboard
  • Beep 1x panjang, 2x pendek : VGA rusak atau tidak terpasang dengan tepat
  • Beep 1x panjang, 9x pendek : Terdapat masalah pada bios
  • Beep pendek Tak terputus : Ada masalah dengan power.

Arti Beep Pada Phoenix-BIOS

  • Beep 1x-1x-4x : BIOS mengalami kerusakan.
  • Beep 1x-2x-1x : Terjadi kerusakan pada motherboard.
  • Beep 1x-3x-1x : Terjadi kerusakan pada RAM atau tidak terpasang dengan benar.
  • Beep 3x-1x-1x : Motherboard rusak atau error
  • Beep 3x-3x-4x : VGA card rusak atau tidak terpasang dengan benar.
Jika arti bunyi beep mengindikasikan adanya masalah pada RAM atau VGA card ada baiknya untuk mencopotnya terlebih dahulu. Kemudian bersihkan RAM dan VGA anda menggunakan penghapus, biasanya setelah hal ini dilakukan PC anda akan kembali normal.
Jika arti bunyi beep mengindikasikan adanya karusakan pada perangkat lain, komputernya dicoba bongkar sendiri dulu aja, lalu bersihkan dan rakit kembali. Jika masih gagal bongkar lagi pasang lagi, kalo udah nyerah baru deh dibawa ke tukang servis komputer. Itulah artikel arti bunyi beep atau arti suara tit pada komputer.

Minggu, 16 Desember 2012

Cara Service Komputer Yang Sering Restart

 
Setelah sekian lama Urang Bogor tidak posting, dikarenakan beberapa hal, berkaitan dengan postingan urang sebelumnya yang berjudul 5 Cara Mengecek komputer Mati Total kali ini Urang akan berbagi tips Cara Service Komputer yang Sering Restart, mungkin anda pernah atau sering menghadapi sering restartnya komputer yang anda gunakan. sebelumnya Urang Bogor akan menjelaskan penyebab dan solusi untuk komputer yang sering restart. 
Penyebab Komputer sering restart antara lain :

1.  Komputer sering restart karena Processor overheating (terlalu panas).
Cara cek processor yang overheating (terlalu panas) :
* Melihat kondisi temperatur pada menu Hardware Monitor di BIOS
* Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor
* Mengecek secara manual yaitu dengan membuka casing CPU dan meraba sendiri temperatur pada bagian   Pendingin (Cooler) Processor.

Penyebab Processor yang overheating (terlalu panas):

* Putaran kipas / fan pendingin Processor yang sudah menurun (putaran pelan).
* Menumpuknya debu pada sirip-sirip Pendingin Processor, ini adalah hal yang sering terjadi terutama apabila ruangan tempat penyimpanan komputer berdebu.
* Sudah keringnya atau bahkan tidak adanya thermal paste yang merekatkan antara Processor dan Pendinginnya.
* Kondisi ruangan tempat penyimpanan komputer yang memang panas.

Cara Service Komputer yang Sering Restart akibat overheating / kepanasan :
* Bersihkan debu yang terdapat dalam Casing CPU dan Pendingin Processor secara berkala dengan kuas kecil atau gunakan blower jika ada.
* Lapisi ulang processor dengan thermal paste, sebelumnya buang / kerik thermal paste kering yang nempel di processor / pendinginnya.
* Tempatkan komputer di ruangan yang tidak terlalu panas (lebih baik ber-AC), gunakan kipas tambahanan jika perlu
* Gunakan program monitoring temperatur, misalnya
CPUID Hardware Monitor untuk mengetahui secara dini kondisi overheat pada Processor. Program ini dapat Anda download di sini.

2. Komputer sering restart karena Power Supply yang kekurangan daya.
Kurangnya daya Power Supply dapat menyebabkan komputer sering restart. Penyebab power suply kurang daya adalah menurunnya putaran kipas atau matinya Kipas power supply, sehingga terjadi overheat pada komponen Power Supply itu sendiri. Apabila anda merasa curiga dengan performa Power Supply yang terpasang sebaiknya ganti dulu bagian power Supply ini dengan Power Supply yang terbukti berfungsi baik. Semakin besar daya / watt power suply semakin bagus.

3. Komputer sering restart karena VGA Card rusak
Komputer sering restart sendiri juga bisa terjadi karena rusaknya bagian VGA Card yang terpasang pada slot AGP atau PCI. Biasanya VGA Card yang rusak akan terasa cepat panas pada bagian pendinginnya, selain itu tampilan gambar pada layar monitorpun menjadi rusak. Untuk itu apabila komputer Anda sering restart ada baiknya juga untuk mengecek komponen tersebut.

4. Komputer sering restart karena Hardisk bad sector
Sebuah hardisk yang rusak atau bahkan terdapat bad sector didalamnya dapat menjadi penyebab komputer menjadi hang, muncul pesan bluescreen of dead atau komputer ga bisa booting dan me-restart terus. Untuk mencegah kerusakan sekaligus memperbaiki hardisk tersebut kita bisa menjalankan program scandisk/checkdisk, men-defrag hardisk secara teratur dan pastikan selalu mematikan komputer dengan menekan tombol shutdown.
5. Komputer sering restart karena RAM rusak
RAM yang rusak juga bisa menyebabkan komputer sering restart
, meskipun agak sulit untuk mendeteksi kerusakan pada RAM, karna biasanya RAM yang rusak tidak bisa digunakan lagi, tetapi saya pernah mengalami hal RAM rusak namun masih dapat digunakan untuk proses booting. tetapi pada saat running program komputer Restart lagi dan lagi... coba ganti RAM dengan yang lain untuk memastikan dugaan akan rusaknya RAM itu benar.

Cara Memperbaiki Komputer

 

Cara Memperbaiki Komputer - Komputer kamu lagi rusak? Pasti langsung mau dibawa ke tempat service Kompuet/PC kan? Eits, tungu dulu teman, sudah pada tahu belum ternyata memperbaiki komputer sendiri itu tidak serumit dan sesusah yang kita bayangin loh. Memperbaiki Komputer Sendiri tentunya juga akan menghemat biaya service. Tapi, nggak sampe disitu aja, kalau kita sudah bisa memperbaiki komputer, kita juga bisa membantu teman memperbaiki komputernya, bahkan kita juga bisa mendapatkan uang dengan membuka jasa service komputer.

Wah asik juga ya kalau bisa tahu Cara Memperbaiki Komputer. Tapi pasti pada belum tahukan caranya. Santai saja, kali ini kami akan memberikan semua teknik memperbaiki komputer / PC.


Jenis Kerusakan Komputer dikategorikan menjadi 2 kategori, yaitu:
1. Kerusakan Pada Hardware (Perangkat Keras)
2. Kerusakan Pada Software (Perangkat Lunak)

1. Kerusakan pada Hardware

Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius karena sulit diperbaiki tanpa tools yang tepat, keahlian dan panduan yang tepat. Biasanya Hardware pada Komputer yang sering mengalami kerusakan, yaitu
  • Kerusakan Pada Power Supply
  • Kerusakan Pada Mother Board
  • Kerusakan Pada Harddisk
  • Kerusakan CD/DVD/ROM/RW & Floppy Disk
  • Kerusakan Pada Monitor LCD

2. Kerusakan Pada Software

Masalah kerusakan pada software cukup mudah diperbaiki, asal kita memiliki installan software tersebut. Dan tentunya jika kita memiliki sebuah pedoman lengkap tentang jenis os yang kita gunakan seperti Windows, Linux atau yang lainnya. Kerusakan juga dapat berupa, kerusakan pada bios, kerusakan windows dan masih banyak yang lainnya.